
Budidaya
kacang tanah banyak digeluti petani sebab permintaan terhadap komoditas
tani yang satu ini memang cenderung stabil. Kacang tanah, menurut data
yang valid, menempati urutan ketiga dalam hirearki konsumsi polong-polongan
di Indonesia setelah kacang kedelai dan kacang hijau. Kacang tanah
digolongkan ke dalam tanaman leguminosae yang cukup penting khususnya di
Indonesia terutama dalam konteks pertanian. Kacang tanah memiliki
beberapa keunggulan yang menguntungkan para petani. Hal tersebut antara
lain pertumbuhan kacang tanah lebih tahan terhadap kelangkaan air
atau kekeringan, ancaman baik itu hama maupun penyakit yang relatif
lebih sedikit, panen yang lebih cepat yakni 55 sampai 60 hari, cara
tanam serta pengelolaan yang cukup sederhana, perlakuan pasca panen yang
lebih mudah, angka kegagalan dalam panen total yang lebih sedikit serta
harga jual tinggi serta lebih stabil di pasaran. Kesemua faktor ini
menjadikan budidaya kacang tanah jauh lebih menguntungkan.
